Pages

16/03/12

Rembulan Tenggelam di Wajahmu


Tere Liye. Rembulan tenggelam di wajahmu. Jakarta: Republika, 2009.

Rembulan tenggelam di wajahmu mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang pria bernama Ray. Cerita diawali ketika Ray, seseorang yang sejak kecil mengagumi rembulan tergeletak di rumah sakit karena koma. Di saat itulah, ia berkesempatan kembali ke kehidupannya beberapa tahun silam dengan diantarkan seorang malaikat. Banyak pertanyaan-pertanyaan hidup yang selama ini ia tidak temukan jawabannya terjawab melalui perjalanan ke masa lalunya itu. Di mulai dari kisah masa kecilnya di panti asuhan, masa remajanya di sebuah rumah singgah, keterlibatannya dengan kriminalitas, pertemuannya dengan sang istri si gigi kelinci, kepergian istri dan anak-anaknya, hingga kesukesannya menjadi seorang pengusaha. Melalui kisah hidup Rai, kita diajak untuk lebih memahami hakikat kehidupan. Ada hukum sebab akibat yang melandasi setiap kejadian yang kita alami. Jika kita pahami lebih dalam, apa yang kita beri adalah apa yang kita dapatkan di kehidupan ini. Entah sekarang, entah nanti. Entah saat kita masih ada atau ketika cucu-cucu kita yang mengalami. Alur cerita ini maju mundur dengan perpindahan dari tiap alurnya sangat halus. Penggunaan bahasa yang sangat santun membuat kita tersentuh. Di akhir cerita, arti dari Rembulan tenggelam di wajahmu terjawab, jika kita menatap Tuhan tanpa tabir maka  seluruh rembulan dan semesta alam akan tenggelam tiada artinya, seluruh pesona dunia akan lenyap dan hidup akan menjadi indah. Rai memiliki kesempatan untuk kembali ke masa lalu karena ia selalu memandang rembulan, memandang ciptaanNya. Mengeluarkan isi hatinya pada rembulan. Apalagi jika ia langsung memandangNya, berbicara pada Tuhan di setiap malamnya. Mungkin hidup Rai akan lebih baik dari sekarang. Hidupnya tidak akan hampa karena ia akan mengetahui tujuan hidupnya. 







12/03/12

ketika (lagi-lagi) doa diaminkan

http://vi.sualize.us/view/ac7d523c7168ffb5d94a0575fb416ea0/















lagi-lagi ada berita bahagia, terima kasih Tuhan.
entah dari mulut siapa doa itu Kau aminkan.
dari sujud siapa yang Kau wujudkan..
aku berterima kasih.

04/12/11

tentang dua lima

blushing all day long...
so many wishes
so many loves
ihiy...


alhamdulillah...
seperti biasa, habis sholat malam (jarang-jarang kan =p) dan sholat subuh berjamaah
pingin tidur-tiduran lagi eeeh kemudian
ayah dan adik mengucapkan ultah...
dan mama ternyata telah menyiapkan kue untuk dibawa ke kantor...
hihihi bahagia... terus lanjut tidur lagi...
ngga deh...langsung beres-beres buat siap-siap ke kantor...

Alhamdulillah udah sampai di umur 25 dengan selamat sentosa...
semoga bisa lebih baik dikemudiannya
semoga semua doa dikabulkan oleh Allah...
amin...



birthday wish from bebsndir



from mas aziz


16/11/11

Hari tanpa spasi


Aku menamakannya hari tanpa spasi
Di mana tak ada tempat untuk sekedar berbasa basi
Dan mungkin malam ini tak ada mimpi yang mengisi
Saat semua imaji pergi
Saat mimpi seolah menepi

Bolehkah sesekali
Hanya bersama detik aku berkawan
tanpa tersisa sepersekian

Mungkin kini yang kubutuh jarak
Mungkin ini yang disebut ruang
Di mana tak ada sepenggal rindu yang mengganggu

Hingga perlahan kuterbangkan melodi merdu
Bersama angin ia menyatu
Menjadi mimpi yang tak membelenggu


Puisi untuk sahabatku aziza dan indira

21/10/11

So Pernah Batobo di Bunaken

Hai temans, 

minggu lalu saya berkesempatan mengunjungi Bunaken. 
Ngga afdol rasanya sudah sampai Manado kalo belum snorkling di Bunaken. 
Yang bagus di Bunaken memang taman lautnya, kalau pantainya... bagus juga sih
hheehee.... 
Langsung aja ya saya kasih review pengeluarannya untuk ke Bunakennya. 

- sewa perahu 700 ribu (cukup sampai 15 orang)
- sewa alat snorkeling 60 ribu (125 ribu kalo mau baju juga)
- sewa kamera 350 ribu 100 kali take foto

Segitu aja ya reviewnya, so far sangat puas mengunjungi bunaken.
Hanya saja penyewa alat snorkelingnya agak kurang ramah,
tapi nggak semua begitu kok hehehe..


Ingin kembali lagi,  dan semakin mencintai Indonesia