Pages

18/06/19

Salah satu pertanyaan tentang uang

Belum lama adik saya bertanya, dia ini baru lulus kuliah btw. Walaupun baru lulus, dia udah punya pengalaman kerja karena pas kuliah kemarin sempet ngerjain beberapa proyek jadinya dia udah pernah ngerasain punya duit dari hasil kerjanya sendiri. Lalu, dia nanya ke saya gini, "Kak, kenapa orang-orang suka bilang, awal bulan aja ya, atau jangan minggu-minggu ini karena belum gajian," pas misalnya mau beli sesuatu atau mau jalan-jalan atau mau makan-makan. Adik saya beneran nanya, emangnya kalau kaya gitu bener-bener pas nggak punya uang/ tabungan atau kenapa ya kak (karena mungkin nominalnya juga nggak terlalu besar, misal mau makan di luar ga sampe 50 ribu). Mungkin pertanyaan itu terdengar polos atau receh hehee tapi mungkin perlu kita jelaskan dengan bijaksana. Lalu saya pun menjelaskannya seperti ini, sesuai dengan pengalaman saya mengelola duit sendiri. Yang pertama, mungkin orang tersebut memang bener-bener gak punya duit, ga punya tabungan, duitnya udah ngepas banget untuk keperluan sehari-hari sampai akhir bulan. Yang kedua, orang tsb memang punya manajemen keuangan yang baik, duitnya udah pas habis dibagi-bagi untuk banyak pos pengeluaran (Tabungan, investasi, dana darurat, pengeluaran rutin, pengeluaran tahunan, dll yang ga bisa diutak atik untuk yang lainnya) jadi udah nggak ada tempat lagi untuk pengeluaran tambahan itu. Mungkin di akhir bulan itu jatah untuk pengeluaran tambahannya sudah habis. Kira-kira demikian, saya kasih tau ke adik saya gitu. Jadi kalo ada temannya bilang ga ada duit, mungkin salah satu dari dua alasan tersebut. Heehee random banget ya, but I like when my sister asking those random questions and I can answer it wisely, wkwkkw. 

_another catatan random





07/06/19

MUDAHNYA BERZAKAT MELALUI WEBSITE KITABISA.COM


picture from here


Halo,
Saya mau berbagi pengalaman mudahnya menyalurkan zakat melalui website Kitabisa.com. Tadinya saya hanya tahu website ini hanya untuk memberikan donasi untuk proyek-proyek bantuan tertentu saja. Ternyata kemarin ketika saya browsing untuk mencari lembaga penyalur zakat, saya menemukan webiste kitabisa.com. Di sini, kita bisa memilih lembaga-lembaga zakat dan juga beberapa proyek penggalangan dana zakat untuk memberikan bantuan-bantuan tertentu, misalnya untuk pendidikan, penyembuhan, dll. Di sana juga sudah jelas berapa dana yang sudah terkumpul dari tiap lembaga tersebut. Bagi saya ini sangat memudahkan. Jadi saya bisa memilih mau zakat di lembaga yang mana atau mau zakat untuk proyek bantuan yang mana. Selain itu, proses pembayaran dan notifikasi kalau kita sudah membayar juga cepat. Kita nggak perlu melakukan konfirmasi pembayaran kalau nominal yang kita transfer sesuai dengan yang diminta (Jumlah donasi plus kode uniknya). Karena pengalaman saya di webiste beberapa lembaga zakat, kita harus melakukan konfirmasi lagi setelah melakukan pembayaran. Atau, konfirmasi email masuknya agak lama. Intinya, saya merasa praktis banget deh berzakat melalui website Kitabisa.com ini. Selamat berzakat teman-teman!



Jakarta, 8-6-2019

Ashry


*Postingan ini bukan postingan bersponsor, murni dari pendapat pribadi.

PENGALAMAN MEMBELI ASURANSI PERJALANAN



Sudah lama sebenarnya saya mengetahui tentang asuransi perjalanan. Tapi, saya belum benar-benar tahu berapa biayanya dan apa saja yang dicover dari asuransi perjalanan itu. Sepertinya waktu itu saya cuma baca dari satu sumber aja yaitu dari satu blog, dan si penulis memang memakai asuransi perjalanan yang satu tahun. Ternyata pas saya cari tahu lagi biayanya tidak semahal yang saya bayangkan. Saya dapet info juga dari Emy kalau asuransi perjalanan itu bisa menyesuaikan jumlah hari, negara tujuan dan apa saja yang dicover dari asuransi itu. Lalu, saat ke Jepang bulan April lalu, Emy merekomendasikan saya untuk membeli asuransi perjalanan melalui website Futuready.com. Dari web ini ternyata mudah banget cara untuk membelinya. Kita tinggal memilih negara tujuan dan jumlah harinya. Lalu keluar list asuransinya yang bisa kita pilih, harganya pun bervariasi. Ketika memilih, jangan sungkan untuk mengontak customer service asuransi tersebut atau customer service website Futureadynya jika kita punya pertanyaan. Setelah yakin mau pilih yang mana, kita tinggal proses pembayarannya. Setelah pembayaran selesai, kita akan dikirim email polis asuransinya. Saat itu saya memilih asuransi yang kurang dari 300 ribu untuk perjalanan ke Jepang selama 10 hari. Alhamdulillah enggak dipakai juga asuransinya. Tapi, lain waktu kalau akan travelling lagi saya mau beli asuransi perjalanan lagi, semoga nggak pernah kelupaan.



Ashry



*postingan ini bukan postingan sponsor murni dari pengalaman pribadi

05/06/19

A little bit about faith

Image by Stine Moe Engelsrud from Pixabay


Belum lama saya membaca sebuah tulisan tentang pandangan agama yang saya anut dari sisi seorang yang berbeda agama dengan saya. Saya tidak terkejut membacanya ketika ia mengutarakan ternyata ada beberapa kekhawatirannya karena beberapa kejadian belakangan yang terekspos di media. Saya pun merasa hal yang sama dengannya, saya khawatir, saya takut, image agama yang saya anut menjadi kurang baik (karena ulah beberapa orang). Namun kemudian saya sadar, saya percaya, bahwa Tuhan menurunkan agama yang saya anut ini untuk kedamaian, untuk menjadi penyejuk tiap pemeluknya, bukan sebaliknya.


Jakarta, 6-6-2019

30/05/19

Mengenang dua tahun yang lalu ketika mereka melamarku

Image by Congerdesign from Pixabay



Di suatu sore ada pesan masuk dari adikku Isna yang menanyakan apakah aku pulang ke rumah hari ini. Saat itu aku masih ngontrak di deket kantor. Aku bilang kayaknya nggak jadi pulang. Tapi adikku kekeuh, ayolah kak pulang, kita makan bareng di mall deket rumah. Rasanya saat itu males banget. Sejak ngontrak deket kantor, aku udah jarang banget untuk jalan-jalan sepulang kerja. Entah kenapa, rasanya pulang kerja itu pengen cepet di rumah aja, ngerjain ini itu atau istirahat. Karena biasanya kalo malemnya jalan, aku udah nggak fokus, hahaha balada morning person juga. Dan besok paginya moodnya suka nggak bagus kalo tidurnya nggak cukup. Dan itu suka mempengaruhi aktifitasku seharian. Tapi kali itu aku menyanggupi juga ajakan adikku. Dia ngajak makan di luar, dengan calon adik iparku juga, Agung. Jadi saat itu mereka memang sedang sibuk mempersiapakan pernikahannya. Ngomong-ngomong tentang pernikahan sang adik, saat itu aku sudah lumayan siap untuk mempersilahkan mereka menikah duluan. Memang di budaya kita sedikit nggak umum kalau adik menikah duluan dari sang kakak. Aku pun dulu juga mikirnya, aku dulu yang nikah hahahaha. Apalagi orang tuaku, mereka berharap besar kalau aku yang menikah duluan.

Tapi, seiring berjalannya waktu, ternyata takdir yang mempertemukan adikku dulu dengan jodohnya. Aku pun menerima. Aku sudah banyak melihat di sekitarku juga yang adiknya menikah duluan. Aku juga sempet tanya sama Indy dulu, gimana rasanya kalo adik kita menikah duluan. Indy bilang biasa aja nggak sedih, haaha. Yaudah aku pun menerimanya biasa aja. Aku nggak kaya Cincia yang langsung buru-buru cari pacar yang mau dijadikan suami dalam waktu singkat hahahha. Eh enggak deng, aku juga sempet agak kaget, tapi untungnya cuma sebentar. Kagetnya juga rasanya campur-campur, karena aku juga bahagia, aku juga pernah berdoa supaya adikku segera bertemu dengan jodohnya, berarti doaku terwujud juga. Anyway, balik lagi ke acara makan malam itu. Aku kira cuma makan malam biasa, aku makan ramen waktu itu sambil ngobrol-ngobrol sama adikku, Agung belum datang. Ketika Agung datang ternyata ada pembicaraan serius yang ia utarakan. Disitulah aku terharu. Dia minta izin untuk menikah dengan adikku, di situ ia seperti melamarku untuk menjadi kakak iparnya, ia memberikan sebuah kalung dan kado untukku. Aku terenyuh. Aku nggak pernah berharap apa-apa. Aku pernah dengar juga tentang pelangkah, atau hadiah untuk kakak yang dilangkahi. Kalau mereka tanya aku pasti aku akan bilang aku nggak mau minta apa-apa. Atau kalau pun akan ada hadiah aku nggak pernah menyangka caranya mereka memberikan seperti ini. Sungguh romantis :). Aku terharu, terima kasih Agung dan Isna, restuku untuk kalian tak pernah putus, doaku selalu menyertai keluarga kalian, saat ini dan seterusnya.

Sekian ceritanya, mungkin ada yang terinspirasi mau melamar calon kakak iparnya juga setelah baca ini :)



With Love,
Ashry