Pages

22/06/17

Pernah nggak?

Pernah nggak tiba-tiba kita menang dorprize? tiba-tiba ditraktir orang yang baru di kenal di tempat makan mahal? Tiba-tiba dapet diskon lumayan pas mau bayar? wkwkwk pasti pada pernah kan? Semoga kita selalu ingat kejadian-kejadian baik ini. Semoga kita selalu percaya bahwa kebaikan akan selalu bisa menemukan jalannya pulang.


Catatan Random Sebelum Libur Lebaran.


Depok, 22 Juni 2017

23/02/17

tentang tas

Seperti keluarga pada umumnya, keluarga kami juga punya grup WA. Yang paling jarang nongol di situ sih si adek yang paling kecil alias si Zidan. Karena disamping dia juga kayaknya agak jarang bawa hp, kuota internet entah ada apa nggak atau mungkin nggak terlalu berminat nimbrung di percakapan orang dewasa. Dia masih kelas 3 SMP by the way. Masih atau udah ya. hahahha. Suatu ketika, di siang yang cerah, pesan Zidan masuk ke grup keluarga itu:


Ada yang pake tas aku nggak?


Krik krik krik

Mungkin semua anggota grup yang lain akan kompak menjawab: Yakaleee dan.

hahahhaha.

Kayaknya nggak mungkin aja, ayah pergi ke luar rumah, mama ke pengajian, empat kakaknya yang udah gede-gede ini (kakak pas di atas Zidan juga udah kuliah tingkat 2) beraktifitas pakai tas selempang Zidan. Sampai di rumah pun kami masih suka bahas: ada yang pake tas aku nggaaaa.



LOL.



We love you dek dan.

22/02/17

Tentang 2016

Umm, kayaknya udah agak lewat momentnya untuk membuat semacam kaledeoskop haha. Tapi nggak papa yes. Tahun 2016, pada intinya tahun penuh penyesuaian dan banyak yang harus dikerjakan karena habis go away for almost two years. Hehehee. Pasti banyak banget urusannya, urus ini, urus itu, tapi alhamdulillah banyak kemudahan. Sampai lumayan amazed sendiri karena to do list yang dibuat di awal tahun banyak yang tercapai juga pada akhirnya. Tapi ngerasa tergopoh-gopoh juga karena banyak dramanya juga. Sampai-sampai kemarin di awal tahun nggak mau buat list-listan dulu pengen let it flow aja (makanya baru bisa nulis ini sekarang). Hehehe. Dan ya seperti sewajarnya, beberapa list juga  belum terlaksana
tapi ya sik-asik aja. Namun, tahun lalu juga ada beberapa kejutan tambahan menyenangkan di luar dari dugaan. Seperti jalan-jalan ke tempat yang nggak direncanakan dan bisa perform nari lagi di depan khalayak ramai hahaha. Di tahun itu juga semakin banyak belajar tentang hidup, tentang kebahagiaan dan kepasrahan. Hehee. Semoga tahun 2017 lebih benderang dan lebih banyak kebaikan yang bisa diberikan, Amin.


Depok, akhir Februari 2017.


31/01/17

When in Kuala Lumpur

About two weeks ago I did a super sweet escape to Kuala Lumpur with my 5 friends. It was a planned trip. We bought the airplane tickets about six months ago randomly as we got super cheap return tickets. At first, we planned to go to Melacca as well, but then we decided just to enjoy Kuala Lumpur in those three days.

Where we stay
As it was my second visit to KL, I have pretty know the city, at least I know KL sentral. Lol. I decided to choose hotel close to KL sentral because it would make us easier to go anywhere. Having searched on travelling sites, we choose Hotel Sentral. The hotel is just 5 minutes walk to KL sentral. Really recommended hotel to stay if you plan to stay in KL. The room is quite good, clean, tidy and we got a connecting room. We like it.


How we travel around the city
We buy touch and go card in touch and go counter in Nu Sentral. It's really easy to use public transport using this card.


Where we go and how to go there 
Batu Caves: by Commuter
Petronas Tower: by LRT
Dataran Merdeka: by LRT
National Library of Malaysia: by Monorail then bus (402)
Central Market: byLRT
Petaling Street: by LRT
Bukit Bintang: by Monorail

Please kindly visit my steller to see pictures I took on my KL trip.

Tips to go to KL :
If you travel in a group, I recommend you to use online taxi. But make sure you have Malaysian mobile number. We didn't buy Malaysian sim card because we think we are just too lazy lol, but we are happy because we feel the sensation of no wifi or internet connection except in the hotel on our trip. So we enjoy asking people to go to the destination and communicating through memo left on the table in the hotel room. I love KL because it just like my city, but I found some brands that I didn't found here. I eat at Nandos and Paparich, two my favorite restaurants when I lived in Adelaide. So far, for me, KL is still a good place to do a sweet short escape at the weekend, wanna go there again someday, let's find another cheap return ticket!

18/01/17

Memandang sama

Sering kita mendengar, "udah gampang, cuma seribu ini".

atau, "yaelah cuma gopek".


Mungkin kita nggak sengaja menganggap remeh nilai uang kecil itu. Termasuk aku, dulu pernah tersenyum heran ketika temanku bilang, "uang ini nanti akan buat beli rumah" ketika kami baru nerima honor yang jumlahnya beberapa lembar ratusan ribu, mungkin dua atau tiga lembar. "loh, iya lho...justru dari uang yang sedikit-sedikit ini, nanti akan banyak berkahnya, dan bisa untuk beli rumah" Lanjut temanku yang padahal mantan seorang pegawai swasta yang mungkin sekali terima honor bisa berpuluh-puluh lembar uang ratusan ribu. Waktu itu aku masih jadi pegawai baru. hmmm, okey.

Di lain waktu, seorang ibu yang juga rekan kerja pernah bilang, "jangan anggap remeh uang receh, sekali kita ada di posisi nggak ada uang, untuk mendapat uang receh itu juga nggak mudah"

hmm.. okey.

Poinnya, mungkin bukan berarti setiap orang yang memperhitungkan uang receh adalah orang pelit, tapi menghargai setiap nilai uang, karena ada jerih payah di balik setiap nilainya. Mari kita belajar menghargai berapa pun nilai mata uang yang kita punya, mau seratus, dua ratus, seratus ribu, kita pandang sama.


Catatan super random about life