Pages

17/05/15

Pertemuan di angkot pagi itu

Di suatu pagi entah bulan apa, sepertinya masih di penghujung kuarter pertama tahun 2013, aku menyetop angkot dari depan gang rumah mau berangkat ke tempat kerja. Ketika sampai di pintu angkot, aku sedikit terkejut karena salah satu penumpang yang ada di dalamnya adalah Fanny, teman yang lumayan dekat, karena kami tinggal berdekatan dan satu SMA, dan sekarang kerja di kantor yang sama. Tapi Fanny di kantor pusat, sedangkan aku di suburb area kota Jakarta. Sebenarnya sih, nggak perlu kaget ya, secara gang rumahnya Fanny emang tepat di sebelah gang rumahku. haha. Udah sering juga ketemu satu angkot kaya gitu dari zaman SMA. Tapi, udah setahun belakangan aku nggak pernah ketemu Fanny, karena ia lagi belajar di Australia. Dan dia belum ngasih kabar kalau kuliahnya udah selesai dan udah di Jakarta lagi. Jadi ya lumayan amazed aja tiba-tiba ketemu Fanny di angkot tercinta.


Setelah momen kaget berlalu, kami ngobrol sebentar sambil nunggu kemacetan. Fanny sempat cerita-cerita sedikit tentang pengalamannya di Australia. Sedikit banget sih waktu itu yang diceritain, secara itu cuma di angkot. Namun, di waktu yang sempit itu, Fanny sempat cerita kalau housematenya di Ausi itu jurusannya sama kaya aku, library-library gitu deh. Trus, karena waktu itu aku juga sedang proses ikut seleksi kantor untuk ikut beasiswa yang sama, dan aku juga sudah lumayan mensurvey jurusan-jurusan di Ausi yang mau saya ambil, jadi aku udah nebak aja pas Fanny bilang kalau mbak yang serumah sama Fanny ambil di Perth kuliahnya, aku langsung bilang, "Curtin ya Fan?"
Kata Fanny, "iya! s2nya di Curtin, tapi sekarang s3nya di UniSA Adelaide." "Nanti gw kenalin... kalau mau nanya-nanya sama dia aja shry, kata Fanny. Setelah itu, kami pun berpisah karena kami harus naik angkot yang berbeda.








***to be continued



Tidak ada komentar:

Posting Komentar